Diklat pada hari ini seperti biasanya diawali dengan doa, lalu penyebutan absen. Yang tidak hadir ada 3 orang, yang merupakan perkembangan dari absen-absen kami sebelumnya. Hal tersebut bisa terjadi dikarenakan kami sudah menemukan solusi untuk masalah absen kami, yaitu dengan memberi hukuman denda bagi orang yang absen dengan alasan yang tidak logis. Setelah itu, kami diminta untuk menutup mata dan melakukan DND (Dagu Nempel Dada). Dan saat membuka mata, ternyata kakak-kakak Teksound 29 masuk ke dalam forum kami, menggantikan kakak-kakak Teksound 30. Setelah itu, mereka bertanya tentang apa saja yang sudah TX 30 ajarkan kepada kami. Beberapa dari kami menjawab tugas-tugas beserta esensinya. Namun karena tugas-tugas tersebut hampir keseluruhannya gagal, kami dianggap masih belum mendapatkan esensinya.
Lalu kesalahan-kesalahan yang masih ada pada angkatan kami pun dibahas. Seperti individualistis, tidak aktif, tidak beretika dan berdisiplin, tidak peka dan inisiatif dan yang lainnya. Karena hal tersebut, kak Ary dan kak Wulan selaku perwakilan dari Teksound 30 diminta masuk dan memberi pertanggungjawaban atas kegagalan kami. Mereka diminta melakukan 220 seri, tetapi tidak jadi dikarenakan kami meyakinkan bahwa semua itu sepenuhnya kesalahan kami dan kami yang harus membayarnya.
Kakak TX 29 juga membahas tentang kekurang aktifkan kami karena masih banyak yang belum berbicara didalam forum. Akhirnya mereka yang belum aktif diminta untuk maju kedepan, nametag mereka diambil sebagai jaminan untuk janji kami, yaitu bahwa yang tidak aktif akan menjadi lebih aktif lagi.
Esensi :
-Menjaga etika
-Jangan individualistis
-Lebih aktif dalam forum
-Kompak
-Sigap dalam membela teman
-Peka terhadap situasi dan kondisi
-Lebih disiplin
-Menunjukkan komitmen kepada Teksound
Tidak ada komentar:
Posting Komentar